Undang Undang Desa, Kemiskinan, Dana Desa, Pendamping Desa, BUMDes, Pemerintahan Desa, Sistem Informasi Desa, Kesejahteraan, Gerakan Desa SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

JK: BPJS KESEHATAN ADALAH MASALAH HIDUP ATAU MATI

SAPA INDONESIA - WAKIL Presiden Jusuf Kalla menyebut upaya penyelamatan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan seperti upaya hidup dan mati.

Dalam pertemuan dengan direksi BPJS Kesehatan di kantornya, Wapres JK mengungkapkan BPJS harus diselamatkan agar rumah sakit juga dapat terus berjalan dan jaminan kesehatan bagi masyarakat tetap terjamin.

"Menyelamatkan BPJS Kesehatan dari defisit yang terus bertambah setiap tahunnya bagaikan masalah hidup mati, apakah harus memilih BPJS, rumah sakit atau rakyat. Tidak satu pun dari elemen tersebut yang ingin dikorbankan," kata JK, dikutip dari siaran resmi, Jumat (12/10/2018).

Sebelumnya, Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris melaporkan bahwa hasil tindak lanjut Rapat di Istana Bogor pada tanggal 7 September 2018 berkaitan dengan situasi terakhir BPJS Kesehatan, yang meminta untuk memaksimalkan peran Pemerintah Daerah dalam JKN-KIS (Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat).

"Kami bersama direksi hadir di sini untuk menindaklanjutinya," ujarnya.

Fahmi memaparkan bahwa BPJS Kesehatan telah melakukan uji coba di 4 kota di Indonesia. Kesimpulannya kata Fahmi, peran pemda perlu diatur dalam regulasi tersendiri.

Fahmi memaparkan BPJS Kesehatan memerlukan langkah jangka pendek dan jangka panjang untuk menyelesaikan masalah defisit yang terus bertambah.

Fahmi juga melaporkan masalah-masalah terkait jaminan kesehatan yang terjadi di lapangan, seperti membengkaknya tagihan bagi penyakit tertentu dalam kategori tidak parah sama besarnya dengan penyakit yang masuk kategori mengancam nyawa seseorang.

"Selain itu, permasalahan pembatasan rujukan juga banyak diprotes oleh berbagai pihak."

Merespon hal tersebut, Wapres menegaskan perlunya langkah-langkah yang dilakukan untuk menyelamatkan BPJS dari defisit anggaran melalui penyesuaian besaran iuran, penyesuaian manfaat jaminan kesehatan dan pemberian suntikan dana tambahan, serta optimalisasi peran pemda.

Wapres juga mengatakan bahwa sistem jaminan kesehatan di Indonesia terlalu luas, sehingga tidak mungkin mengelola kesehatan dalam skala luas di Indonesia hanya oleh satu badan.

"Hal inilah yang mendorong perlunya memaksimalkan peran pemda dalam jaminan kesehatan," ujarnya.

Di negara maju sekalipun, Wapres menambahkan, terdapat pembatasan manfaat yang dapat diperoleh melalui jaminan kesehatan yang diberikan oleh Pemerintah.

Oleh karena itu, Wapres mengharapkan pemda ikut mengontrol penggunaan dana jaminan kesehatan dengan melihat besarnya pemasukan dan pengeluaran dana kesehatan di daerahnya.

"Ini dapat mendorong pula Pemerintah Daerah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat di daerahnya," kata JK.

Turut hadir mendampingi Fahmi Idris diantaranya Direktur Keuangan dan Investasi Kemal Imam Santoso, Direktur Kepesertaan Andayani Budi Lestari, Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan Maya Rusadi, Direktur Teknologi Informasi Wahyuddin Bagenda, Direktur Perencanaan dan Pengembangan Mundiharno, Direktur Direktur Hukum, Kepatuhan dan Hubungan Antar Lembaga Bayu Wahyudi, serta Direktur SDM dan Umum Mira Anggraini.

Sementara, Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wakil Presiden Mohamad Oemar, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Bambang Widianto, Staf Khusus Wapres Bidang Penanggulangan Kemiskinan dan Otonomi Daerah Syahrul Udjud.

Sumber: Cnbindonesia dot com

Terpopuler

Terbaru

PENGGUNAAN DANA DESA MAMPU TEKAN STUNTING HINGGA NOL PERSEN

PENGGUNAAN DANA DESA MAMPU TEKAN STUNTING HINGGA NOL PERSEN

SAPA INDONESIA - MENTERI Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal,...
PEMERINTAH KUCURKAN DANA DESA RP 187 TRILIUN, APA HASILNYA?

PEMERINTAH KUCURKAN DANA DESA RP 187 TRILIUN, APA HASILNYA?

  SAPA INDONESIA - PEMERINTAH telah mengucurkan dana desa...
BAPPENAS PREDIKSI KEMISKINAN NTB DI ATAS 15 PERSEN

BAPPENAS PREDIKSI KEMISKINAN NTB DI ATAS 15 PERSEN

SAPA INDONESIA - BAPPENAS memprediksi angka kemiskinan di NTB...
CEGAH PENYIMPANGAN DANA DESA, PEMERINTAH ANGGARKAN UANG OPERASIONAL KADES

CEGAH PENYIMPANGAN DANA DESA, PEMERINTAH ANGGARKAN UANG OPERASIONAL KADES

SAPA INDONESIA - MENTERI Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan,...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook