penanggulangan kemiskinan, melawan pemiskinan, kemiskinan, angka kemiskinan, data kemiskinan, pengentasan kemiskinan, tkpk, IKRAR, pnpm mandiri SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

KENAIKAN ANGKA KEMISKINAN DKI TANGGUNG JAWAB JOKOWI

kemiskinan-pemiskinan-jokowi
SAPA
- Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, dinilai masih bertanggungjawab terhadap naiknya angka kemiskinan di DKI Jakarta. Pengamat perkotaan Yayat Supriyatna meminta kepada segenap elemen masyarakat untuk melupakan sejenak persoalan perncapresan Joko Widodo yang akrab disapa Jokowi.

''Ini bukan persoalan nyapres, ini persoalan Jakarta. konsentrasinya mau di mana. Dia harus meletakkan akar masalah yang jelas ada di depan mata, ada fakta,'' kata dia, Selasa (22/4).

Di bawah kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, angka kemiskinan bertambah. Berdasarkan data yang dimiliki Pemerintah Provinsi DKI Jakarta per September 2013, tercatat ada 375.700 jiwa (3,72 persen) penduduk

Yayat menegaskan, jika Jokowi masih disangkutpautkan dengan pencapresan maka penyelesaian kemiskinan di Jakarta tidak akan fokus. Menurut Yayat, Jokowi dilihat bukan sebagai pribadi tapi sebagai orang yang bertanggungjawab karena memimpin sebuah instisusi pemerintahan.

''Yang ditunggu adalah kebijakan pemprov, dalam hal ini posisi gubernur ialah orang yang bertanggungjawab. Sementara, capres ini belum sampai tahap penetapan,'' kata dia.

Yayat melanjutkan, Jokowi sebagai Gubernur DKI Jakarta, sebaiknya segera memberi perintah kepada bawahannya untuk menanggulangi angka kemiskinan. ''Ini dalam konteks lembaganya buka personal, melalui institusi,'' kata dia.

Selain itu, Jokowi harus mencari akar masalahnya. Akar masalah yang diajukan ialah dari mana sumber kemiskinan berasal. Apakah dari pendatang atau memang penduduk asli dan mengapa jumlah penduduk miskin bertambah banyak?.

Pertambahan kemiskinan ini seharusnya menjadi bahan diskusi Pemprov DKI Jakarta. ''jadi kalau berbicara kemiskinan mengapa bertambah. Apa program yang sudah dibuat. jadi harus dilihat programnya. Jadi dalam konteks sisi gubernurnya bukan gubernurnya tapi programnya, dan gubernur membri jawaban terhadap program itu,'' kata Yayat.

bintangnews dot com
                                                 Penanggulangan Kemiskinan - Melawan Pemiskinan - Kemiskinan - Pengentasan Kemiskinan - TKPKD - Angka Kemiskinan - Data Kemiskinan - Musrenbang - PNPM Mandiri

Terpopuler

Terbaru

KEMISKINAN TURUN TAPI RENTAN MISKIN MASIH BANYAK

KEMISKINAN TURUN TAPI RENTAN MISKIN MASIH BANYAK

SAPA INDONESIA - PENGAMAT ekonomi Universitas Indonesia (UI)...
3 TAHUN PEMERINTAHAN JOKOWI-JK, KEPALA BPS: SUDAH BAGUS!

3 TAHUN PEMERINTAHAN JOKOWI-JK, KEPALA BPS: SUDAH BAGUS!

SAPA INDONESIA - MASA pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi)...
PEMPROV JATENG BANGUN 568 RUMAH WARGA MISKIN JEPARA

PEMPROV JATENG BANGUN 568 RUMAH WARGA MISKIN JEPARA

SAPA INDONESIA - PEMBANGUNAN rumah tidak layak huni (RTLH)...
DATA KEMISKINAN DIMINTA VALID

DATA KEMISKINAN DIMINTA VALID

SAPA INDONESIA - BUPATI Djoko Nugroho memerintahkan sinkronisasi...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook