Kemiskinan, Penanggulangan Kemiskinan, Melawan Pemiskinan, Angka Kemiskinan, Data Kemiskinan, Pengentasan Kemiskinan, Musrenbang, TKPK, Pemberdayaan Masyarakat SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

BAPPEDA ATASI KEMISKINAN DENGAN PIK

Data

SAPA - Minimnya penyerapan tenaga kerja, khususnya bagi penduduk Bekasi secara langsung akan berpengaruh pada angka kemiskinan. Diperlukan adanya terobosan jitu untuk mengurangi angka kemiskinan, di antarannya dengan memberdayakan warga yang terkategori produktif.

Kepala Bidang Administrasi Aparatur Pemerintahan pada Bappeda Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi mengatakan, solusi untuk mengatasi angka kemiskinan di antaranya dengan membuat Pusat Industri Kecil (PIK). Masyarakat yang terkategori miskin diberdayakan sehingga bisa menopang ekonomi keluarga.

''Perlu membuat PIK, seperti di Cakung, Jakarta. Sehingga masyarakat miskin bisa bekerja dan diberdayakan. PIK juga akan memberikan pendapatan bagi daerah," ungkapnya.

Dituturkan Dedy, pemberdayaan masyarakat miskin di PIK bisa dilakukan di berbagai kegiatan kerja. Semisal, pada kegiatan pengerjaan pembungkusan suatu produk atau kegiatan kerja ringan lainnya.

''Dicari usia yang masih produktif, kalau memang pengerjaannya membutuhkan keahlian maka sebelumnya diberikan pelatihan dulu. Kalau untuk lokasi PIK bisa di dalam kawasan atau di zona industri, yang terpenting mobilisasinya tidak ada masalah," terangnya.

PIK, sambung Dedy, jika terealisasi nantinya tidak hanya sekedar memberdayakan masyarakat miskin. Tetapi, dari ribuan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja untuk packaging juga bisa bekerja sama dengan PIK.

''Jika 3.500 perusahaan yang ada di Kabupaten Bekasi membutuhkan tenaga manusia untuk pembungkusan, bisa diserahkan ke PIK. Tentu nanti ada MoU, sehingga masyarakat bisa bekerja, pemerintah daerah juga mendapatkan pendapatan," katanya.

Terpisah, Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Bekasi, Muhtadi Muntaha menilai perlu adanya keseriusan untuk merealisasikannya. Pasalnya, program penyerapan 50 ribu tenaga kerja yang digagas bupati serta wakilnya, belum tentu mencapai target dan bisa mengurangi angka pengangguran.

''Kalau direalisasikan maka kami sangat setuju, mungkin PIK salah satu solusi cepat pengurangan pengangguran dan angka kemiskinan. Pemkab Bekasi juga bisa menambah pendapatan daerah dari sektor tenaga kerja," tuturnya.

 

radar-bekasi dot com

Terpopuler

Terbaru

PADAT KARYA TUNAI ALIRKAN UANG KE DESA

PADAT KARYA TUNAI ALIRKAN UANG KE DESA

SAPA INDONESIA - PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) mengharapkan...
PRESIDEN SEBUT PADAT KARYA TUNAI TINGKATKAN DAYA BELI

PRESIDEN SEBUT PADAT KARYA TUNAI TINGKATKAN DAYA BELI

SAPA INDONESIA - PRESIDEN Joko Widodo menyebut program padat...
PEMPROV BALI JADIKAN DESA SEBAGAI FOKUS PENANGGULANGAN KEMISKINAN

PEMPROV BALI JADIKAN DESA SEBAGAI FOKUS PENANGGULANGAN KEMISKINAN

SAPA INDONESIA - PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Bali menargetkan...
PEMPROV JATIM TERUS OPTIMALKAN PROGRAM UNTUK WANITA SINGLE PARENT

PEMPROV JATIM TERUS OPTIMALKAN PROGRAM UNTUK WANITA SINGLE PARENT

SAPA INDONESIA - WAKIL Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook