Kemiskinan, Penanggulangan Kemiskinan, Melawan Pemiskinan, Angka Kemiskinan, Data Kemiskinan, Pengentasan Kemiskinan, Musrenbang, TKPK, Pemberdayaan Masyarakat SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

PENURUNAN ANGKA KEMISKINAN BELUM CAPAI TARGET

 kemiskinan-pemiskinan-hadi-santosoSAPA - Pertemuan Koordinasi Penguatan Kebijakan Dan Kemampuan Pemda dalam Desentralisasi Program Penanggulangan Kemiskinan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Melalui Multipihak Kerjasama Kemenkokesra dan Pemkab Wonogiri, digelar di gedung baru B, Setda Pemda Wonogiri, Senin (26/8).

Acara itu dihadiri oleh hampir 100 peserta, terdiri dari para penggiat penanggulangan kemiskinan dari sejumlah SKPD di Pemda Wonogiri, Pacitan, Semarang. Hadir sebagai pembicara utama adalah Asisten Deputi Kementrian Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Hadi Santoso.

Hadi Santoso mengemukakan, bahwa acara tersebut bertujuan untuk mengevaluasi menyatukan dan menyamakan persepsi semua pihak. Hadi Santoso menegaskan, ia ingin mensingkronkan antara program yang dimiliki oleh pemerintah pusat dengan pemerintah daerah dan dengan kelompok miskin yang akan mendapatkan bantuan.

Selama ini, menurutnya antara pusat dengan kelompok pegiat penanggulangan kemiskinan tidak singkron. Ketidaksingkronya, yakni belum adanya dan atau masih kuatnya ego sektoral.

Sehingga Musrebang yang difasilitasi oleh para fasilitator yang diusung dari tingkat bawah Dusun dan Desa, tidak sampai di tingkat Kabupaten/Kota, apalagi sampai ke tingkat Pusat. Disebabkan banyak program aspirasi masyarakat yang hilang di tengah jalan. "Masih ada ego sektoral. Itulah yang menghambat perkembangan pengentasan kemiskinan. Itu yang kita ingatkan," kata Hadi.

Kedua, perlunya data terpadu agar program yang dilaksanakan tepat anggaran tepat waktu tepat sasaran. Secara nasional; kebutuhan pembangunan fisik (infrastruktur) mendominasi 80 persen. "Yang kita arahkan, saat ini, kita tujukan untuk program pemberdayaan ekonomi, jangan infrastruktur terus," tandasnya.

Itulah hal yang diingatkan dalam pertemuan tersebut. Diharapkan jika telah ada singkronisasi, pemerintah pusat dan daerah, maka RPJM mengalami peningkatan. Targetnya 8,5 persen sampai akhir 2014. Saat ini, Agustus 2013 baru mencapai 11,6 persen. "Ini yang harus kita genjot sampai akhir 2014," kata Pria asal Pacitan itu.

Upayanya, penggenjotanya adalah pusat-daerah terpadu, singkronisasi, harmonisasi, dan sinergitas antara pemerintah dan kelompok penerima manfaat/program. RPJMDes, RPJMDes yg sudah sesuai Musrenbang muncul sebagai prioritas, maka yakin dan pasti tercapai. Namun jika "hilang" akibat ada pengaruh kepentingan poltitis dan pragmatis, maka berpeluang gagal.

infowonogiri dot com

Terpopuler

Terbaru

KEMISKINAN TURUN TAPI RENTAN MISKIN MASIH BANYAK

KEMISKINAN TURUN TAPI RENTAN MISKIN MASIH BANYAK

SAPA INDONESIA - PENGAMAT ekonomi Universitas Indonesia (UI)...
3 TAHUN PEMERINTAHAN JOKOWI-JK, KEPALA BPS: SUDAH BAGUS!

3 TAHUN PEMERINTAHAN JOKOWI-JK, KEPALA BPS: SUDAH BAGUS!

SAPA INDONESIA - MASA pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi)...
PEMPROV JATENG BANGUN 568 RUMAH WARGA MISKIN JEPARA

PEMPROV JATENG BANGUN 568 RUMAH WARGA MISKIN JEPARA

SAPA INDONESIA - PEMBANGUNAN rumah tidak layak huni (RTLH)...
DATA KEMISKINAN DIMINTA VALID

DATA KEMISKINAN DIMINTA VALID

SAPA INDONESIA - BUPATI Djoko Nugroho memerintahkan sinkronisasi...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook