Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

Kluster VI Perumahan Pro Rakyat Segera Direalisasikan (2)

JAKARTA - Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) melakukan penandatangan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama dengan sejumlah instansi, di antaranya dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kabupaten Lahat, PT Bukit Asam (persero) Tbk (PTBA), Kabupaten Muara Enim dan juga dengan PT Freeport Indonesia. Langkah ini dilakukan dalam rangka merealisasikan Direktif Presiden Program Pro Rakyat Klaster IV untuk bidang penanganan rumah sangat murah. Selain itu juga dilakukan penandatangan nota kesepakatan bersama antara Kementerian Perekonomian dengan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS).

Menko perekonomian Hatta menjelaskan, gerakan tersebut haruslah terus digalakkan agar banyak masyarakat di Indonesia, terutama di daerah dapat memiliki rumah yang layak.

"Bayangkan ada 13 juta yang tidak punya rumah, lalu ada 4 juta yang rumahnya tidak layak. Maka pembangunan Kulster IV harus dikerjakan dan dijadikan gerakan dan didukung oleh semua pihak karana kalau pemerintah saja tidak cukup," ungkap Hatta, saat menandatangani MoU tersebut, di Kantor Menko Perekonomian di Jakarta, Rabu (18/4/2012).

Lanjutnya, penanganan rumah sangat rumah merupakan salah satu Direktif Presiden Program Pro Rakyat Klaster IV yang di antaranya dilaksanakan dalam bentuk program perumahan swadaya melalui peningkatan kualitas rumah masyarakat miskin. Dalam pelaksanaan program tersebut diwujudkan dalam bentuk sinergi program dan kegiatan antara kementerian/lembaga, perguruan tinggi dan perusahaan pelaku corporate social resposibility (CSR).

Sekedar informasi, Kementerian ESDM merupakan salah satu kementerian yang dapat mendukung ketersediaan tenaga listrik, gas rumah tangga dan pengeboran air tanah. Dukungan ITS terhadap perumahan dapat dilakukan dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Selain itu PT Newmont Nusa Tenggara (NTT), PTBA, dan PT Freeport, PT Astra Internasional Tbk (ASII) merupajan beberapa perusahaan swasta besar yang berkomitmen untuk mendukung program tersebut dalam bentuk perbaikan rumah tisak layak huni dan perbaikan prasarana, fasilitas dan utilitas umum. Komitmen dukungan tersebut dituangkan dalam bentuk kesepakatan bersama dan perjanjian kerja sama.
(rhs)

 

Sumber :

R Ghita Intan Permatasari - Okezone

 

Terpopuler

Terbaru

JURUS JOKOWI PANGKAS TINGKAT KEMISKINAN DI RI

JURUS JOKOWI PANGKAS TINGKAT KEMISKINAN DI RI

SAPA INDONESIA - HINGGA Maret 2017, tingkat kemiskinan di Indonesia...
16 TAHUN JALANKAN OTSUS, KEMISKINAN PAPUA DIKLAIM TURUN SIGNIFIKAN

16 TAHUN JALANKAN OTSUS, KEMISKINAN PAPUA DIKLAIM TURUN SIGNIFIKAN

SAPA INDONESIA - PEMERINTAH Provinsi Papua menggelar diskusi...
JUMLAH KEMISKINAN DI WILAYAH PERKOTAAN DI JATENG MENINGKAT

JUMLAH KEMISKINAN DI WILAYAH PERKOTAAN DI JATENG MENINGKAT

SAPA INDONESIA - KETUA DPRD Jateng Rukma Setiabudi mengatakan,...
BINA PEMBANGUNAN DESA, KADES/LURAH SE-JABAR KUMPUL DI BEKASI

BINA PEMBANGUNAN DESA, KADES/LURAH SE-JABAR KUMPUL DI BEKASI

SAPA INDONESIA - PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook