Kemiskinan, Penanggulangan Kemiskinan, Melawan Pemiskinan, Angka Kemiskinan, Data Kemiskinan, Pengentasan Kemiskinan, Musrenbang, TKPK, Pemberdayaan Masyarakat SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN
MENYOAL KEMISKINAN DI PANGKEP

MENYOAL KEMISKINAN DI PANGKEP

SAPA INDONESIA - KEMISKINAN memiliki pengertian yang berbeda di setiap wilayah dan waktu. Hal ini menunjukkan bahwa masalah kemiskinan mer...

MENGHENTIKAN KEBOCORAN DANA DESA

MENGHENTIKAN KEBOCORAN DANA DESA

SAPA INDONESIA - DANA desa digulirkan pemerintah sejak 2015. Tujuannya mulia, yakni untuk memacu pembangunan desa, baik pembangunan infras...

LITERASI DAN DANA DESA

LITERASI DAN DANA DESA

SAPA INDONESIA - DANA desa dapat mendorong kemajuan literasi warga melalui adanya perpustakaan desa. Dengan begitu, pembangunan desa tidak...

“GOOD GOVERNANCE” DAN DANA DESA

“GOOD GOVERNANCE” DAN DANA DESA

SAPA INDONESIA - PEMBANGUNAN daerah dan desa menjadi salah satu agenda pemerintahan Jokowi-JK dalam Nawacita ketiga. Bunyinya, "Membangun ...

MENJANGKAU SI MISKIN DI DESA

MENJANGKAU SI MISKIN DI DESA

SAPA INDONESIA - RAPAT terbatas kabinet Presiden Joko Widodo berupaya mengurangi kemiskinan di perdesaan (Kompas, 26/7). Masalahnya, progr...

IKraR

Buletin dan Kliping

Artikel Kemiskinan

MENYOAL KEMISKINAN DI PANGKEP

23-01-2018, Artikel SAPA

MENYOAL KEMISKINAN DI PANGKEP

SAPA INDONESIA - KEMISKINAN memiliki pengertian yang berbeda di setiap wilayah dan waktu. Hal ini menunjukkan bahwa masalah kemiskinan merupakan masalah multidimensi. Kemiskinan bukan hanya masalah pendapatan yang rendah, tetapi juga menyangkut masalah perumahan yang buruk, rendahnya pembangunan manusia (human development) dalam hal pendidikan dan kesehatan, dan lain-lain. Sebelum 1993, seseorang dikategorikan miskin jika total pengeluaran untuk pembelian makanan senilai 2100 kkal perkapita perhari. Sejak 1993, Indonesia mengadopsi basic needs approach yang terdiri atas pengeluaran untuk makanan dan non-makanan.' Dengan pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan...

MENGHENTIKAN KEBOCORAN DANA DESA

15-09-2017, Artikel SAPA

MENGHENTIKAN KEBOCORAN DANA DESA

SAPA INDONESIA - DANA desa digulirkan pemerintah sejak 2015. Tujuannya mulia, yakni untuk memacu pembangunan desa, baik pembangunan infrastruktur desa maupun pemberdayaan masyarakat desa, yang akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Alokasi dana yang dikucurkan untuk desa pun terus meningkat. Awalnya, pemerintah menggelontorkan dana Rp20,76 triliun pada 2015, kemudian menjadi Rp46,9 triliun pada 2016, Rp60 triliun pada 2017, dan Rp120 triliun pada 2018. Sayang, dengan dana begitu besar demi tujuan yang begitu mulia, penyaluran dana desa itu tidak lepas dari upaya penyelewengan aparat desa sampai pemerintah. Alarm penyelewengan terus berbunyi. Program bagus nan penting...

LITERASI DAN DANA DESA

13-09-2017, Artikel SAPA

LITERASI DAN DANA DESA

SAPA INDONESIA - DANA desa dapat mendorong kemajuan literasi warga melalui adanya perpustakaan desa. Dengan begitu, pembangunan desa tidak hanya terkonsentrasi pada sarana fisik, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia. Data dari Perpustakaan Nasional menyebutkan, dari 77.095 desa/kelurahan, baru terdapat 23.281 perpustakaan atau baru sekitar 30 persen. Jumlah ini masih jauh dari memadai mengingat setiap desa/kelurahan memiliki jumlah penduduk dan luas wilayah yang beragam. Survei Sosial Ekonomi Nasional mengenai akses warga terhadap media dapat menambah ilustrasi. Sampai tahun 2012, angka kesenjangan antara warga kota dan desa dalam menonton televisi semakin tipis, yakni...

“GOOD GOVERNANCE” DAN DANA DESA

08-09-2017, Artikel SAPA

“GOOD GOVERNANCE” DAN DANA DESA

SAPA INDONESIA - PEMBANGUNAN daerah dan desa menjadi salah satu agenda pemerintahan Jokowi-JK dalam Nawacita ketiga. Bunyinya, "Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia." Pembangunan selama ini fokus di perkotaan, kini di balik dari perdesaan. Terkait pembangunan desa, Widjaja (2004) mengatakan desa yang otonom akan memberi ruang gerak luas perencanaan pembangunan. Dia tidak banyak terbebani program kerja berbagai instansi dan pemerintah. Untuk melakukan otonomi desa segenap potensi baik kelembagaan, sumber daya alam, maupun manusia harus dioptimalkan. Selama ini, desa mungkin lebih dijadikan objek pembangunan...

MENJANGKAU SI MISKIN DI DESA

31-08-2017, Artikel SAPA

MENJANGKAU SI MISKIN DI DESA

SAPA INDONESIA - RAPAT terbatas kabinet Presiden Joko Widodo berupaya mengurangi kemiskinan di perdesaan (Kompas, 26/7). Masalahnya, program pemerintah tidak lagi efektif menjangkau orang miskin. Berbagai publikasi BPS mengabarkan jumlah si miskin di perdesaan mandek di kisaran 18 juta jiwa atau 14 persen sejak 2014. Padahal selama 2014-2016 saja digelontorkan anggaran kemiskinan Rp 418 triliun (termasuk dana desa Rp 67 triliun), ditambah subsidi petani Rp 94,9 triliun. Kesulitan menjangkau si miskin di desa lantaran berbeda karakteristik dari perkotaan. Di kota, golongan miskin mudah dijangkau secara individual, seperti anak jalanan, pelacur, pekerja informal,...

MENYELAMATKAN DANA DESA, MELUNASI JANJI KEMERDEKAAN

30-08-2017, Artikel SAPA

MENYELAMATKAN DANA DESA, MELUNASI JANJI KEMERDEKAAN

SAPA INDONESIA - "DESA harus jadi kekuatan ekonomi agar rakyatnya tak hijrah ke kota. Sepinya desa adalah modal utama untuk bekerja dan mengembangkan diri." KALIMAT di atas saya kutip dari penggalan lirik lagu berjudul "Desa" karya musikus legendaris Iwan Fals. Siapa saja yang mendengarkan lagu itu hingga selesai tahu bahwa ada persoalan serius yang hendak disampaikan oleh Iwan. Persoalan yang barangkali menjadi kegelisahan kita bersama: ketimpangan pembangunan antara masyarakat desa dan kota. Keadilan dan pemerataan pembangunan adalah salah satu janji kemerdekaan yang mesti segera dilunasi. Itulah salah satu alasan mengapa dana desa...

MENINJAU RENCANA KENAIKAN DANA DESA

22-08-2017, Artikel SAPA

MENINJAU RENCANA KENAIKAN DANA DESA

SAPA INDONESIA - PEMERINTAH berencana menaikkan anggaran dana desa pada tahun 2018 mendatang menjadi Rp 120 triliun. Itu berarti, dana desa akan naik 100% dari anggaran dana desa di tahun ini yang mencapai Rp 60 triliun. Kenaikan serupa juga dilakukan oleh pemerintah di tahun-tahun sebelumnya. Yakni, dari Rp 20 triliun di tahun 2015 menjadi Rp 47 triliun di tahun 2017. Sehingga secara keseluruhan, dalam kurun waktu tiga tahun terakhir setidaknya pemerintah telah menggelontorkan anggaran untuk dana desa mencapai Rp 127 triliun. Dalam penalaran yang wajar, dengan gelontoran dana sebesar itu tentu tingkat...

Artikel - Kemiskinan

.

LAPOR!

Untitled Document

Jajak Pendapat

Untuk apakah sebaiknya Dana Desa digunakan?

Infrastruktur Desa - 47.3%
Irigasi Pertanian - 4.4%
Modal Usaha - 15.4%
Pelatihan Ketrampilan - 27.5%
Kegiatan lainnya - 5.5%

Total Pilihan: 91
Ambil suara untuk Jajak Pendapat ini telah selesai on: 30 Des 2016 - 00:00

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook